GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA PEKALONGAN IKUTI TOT SENAM ANAK INDONESIA HEBAT

Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) menjadi warna baru rutinitas kegiatan sekolah dan menjadi motivasi murid untuk semangat bersekolah. Dinas Pendidikan mengambil langkah dengan mengadakan Training Of Trainer bagi pendidik SD se-Kota Pekalongan di GOR Jetayu Kota Pekalongan pada hari Rabu, 19 Februari 2025. Acara yang diikuti oleh guru olahraga atau koordinator Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) berlangsung penuh antusiasme. Pengawas dan Kepala Bidang SD juga turut hadir dan memberikan semangat kepada peserta "Senam Anak Indonesia Hebat sebaiknya dilaksanakan seminggu minimal dua kali agar menjadi kebiasaan baik bagi murid", ungkap Siti Nurul Izzah selaku Kepala Bidang SD.
Acara yang dipandu oleh Dedi Pratama, Hanarima, dan Ida Dwi Listari diawali dengan senam bersama kemudian dilanjutkan penyamaan persepsi pada tiap gerakan SAIH. Penyamaan persepsi diperlukan agar nantinya peserta yang hadir bisa mengimbaskan di sekolah masing-masing sesuai panduan yang telah disepakati bersama. Acara kemudian diakhiri dengan penampilan SAIH sesuai kelompok kerja perkecamatan.
Dengan adanya kegiatan ini, semoga pendidik bisa menularkan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) kepada murid sehingga bisa memberikan nilai positif, seperti peningkatan kesehatan fisik dan mental dan penguatan karakter murid. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menciptakan suasana sekolah yang lebih aktif dan energik.(Red)
Acara yang dipandu oleh Dedi Pratama, Hanarima, dan Ida Dwi Listari diawali dengan senam bersama kemudian dilanjutkan penyamaan persepsi pada tiap gerakan SAIH. Penyamaan persepsi diperlukan agar nantinya peserta yang hadir bisa mengimbaskan di sekolah masing-masing sesuai panduan yang telah disepakati bersama. Acara kemudian diakhiri dengan penampilan SAIH sesuai kelompok kerja perkecamatan.
Dengan adanya kegiatan ini, semoga pendidik bisa menularkan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) kepada murid sehingga bisa memberikan nilai positif, seperti peningkatan kesehatan fisik dan mental dan penguatan karakter murid. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menciptakan suasana sekolah yang lebih aktif dan energik.(Red)