SPMB 2026/2027 Resmi Disosialisasikan, Pemkot Pekalongan Libatkan Seluruh Pemangku Kepentingan Pendidikan

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (25/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung B Lantai 2 Dinas Pendidikan Kota Pekalongan ini menjadi langkah awal untuk memastikan pelaksanaan penerimaan murid baru berjalan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tidak diskriminatif serta dapat dipahami oleh seluruh pihak terkait.
Acara Sosialisasi dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Mabruri, S.Pd. Sosialisasi yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan berdasarkan undangan resmi Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, S.E., M.M. Kegiatan ini dirangkai dengan program “Nyelawe”, hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Pekalongan dan PGRI SLCC Kota Pekalongan sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pendidikan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan menghadirkan sejumlah narasumber untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai regulasi dan petunjuk teknis SPMB pada setiap jenjang pendidikan. Materi diawali dengan pemaparan Peraturan Wali Kota tentang SPMB oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Dr. Siti Nurul Izzah, M.Pd., dilanjutkan dengan penjelasan petunjuk teknis SPMB jenjang TK oleh Kabid PAUD PNF Sherly Imanda Hidayah, S.Psi., M.M., jenjang SD oleh Kabid SD Karyono, M.Pd., serta jenjang SMP oleh Kabid SMP Mualim, S.Pd.
Sesi diskusi yang digelar pada akhir acara menjadi ruang dialog bagi para peserta untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan kendala teknis yang berpotensi muncul dalam pelaksanaan SPMB. Seluruh pertanyaan peserta dijawab secara langsung oleh Ketua SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Dr. Siti Nurul Izzah, M.Pd., sehingga diharapkan tidak ada lagi keraguan dalam implementasi kebijakan di lapangan.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur pendidikan dan pemerintahan, mulai dari jajaran Dinas Pendidikan, camat dan lurah se-Kota Pekalongan, pengurus PGRI, Dewan Pendidikan, Forum Komite Sekolah, pengawas sekolah, penilik, kepala sekolah berbagai jenjang, hingga perwakilan Kementerian Agama yang tergabung dalam KKRA, KKMI, dan KKMTs. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan SPMB yang adil dan berkualitas.
Untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, sosialisasi juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube PGRI SLCC Kota Pekalongan. Mabruri yang juga sebagai Ketua PGRI Kota Pekalongan mengungkapkan bahwa langkah ini dilakukan agar informasi terkait SPMB dapat diakses secara mudah, terbuka, dan merata oleh masyarakat, khususnya orang tua calon peserta didik yang akan mengikuti proses penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Pekalongan berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi dan mekanisme SPMB, sehingga proses penerimaan murid baru dapat berlangsung secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
Acara Sosialisasi dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Mabruri, S.Pd. Sosialisasi yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan berdasarkan undangan resmi Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, S.E., M.M. Kegiatan ini dirangkai dengan program “Nyelawe”, hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Pekalongan dan PGRI SLCC Kota Pekalongan sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pendidikan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan menghadirkan sejumlah narasumber untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai regulasi dan petunjuk teknis SPMB pada setiap jenjang pendidikan. Materi diawali dengan pemaparan Peraturan Wali Kota tentang SPMB oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Dr. Siti Nurul Izzah, M.Pd., dilanjutkan dengan penjelasan petunjuk teknis SPMB jenjang TK oleh Kabid PAUD PNF Sherly Imanda Hidayah, S.Psi., M.M., jenjang SD oleh Kabid SD Karyono, M.Pd., serta jenjang SMP oleh Kabid SMP Mualim, S.Pd.
Sesi diskusi yang digelar pada akhir acara menjadi ruang dialog bagi para peserta untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan kendala teknis yang berpotensi muncul dalam pelaksanaan SPMB. Seluruh pertanyaan peserta dijawab secara langsung oleh Ketua SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Dr. Siti Nurul Izzah, M.Pd., sehingga diharapkan tidak ada lagi keraguan dalam implementasi kebijakan di lapangan.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur pendidikan dan pemerintahan, mulai dari jajaran Dinas Pendidikan, camat dan lurah se-Kota Pekalongan, pengurus PGRI, Dewan Pendidikan, Forum Komite Sekolah, pengawas sekolah, penilik, kepala sekolah berbagai jenjang, hingga perwakilan Kementerian Agama yang tergabung dalam KKRA, KKMI, dan KKMTs. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan SPMB yang adil dan berkualitas.
Untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, sosialisasi juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube PGRI SLCC Kota Pekalongan. Mabruri yang juga sebagai Ketua PGRI Kota Pekalongan mengungkapkan bahwa langkah ini dilakukan agar informasi terkait SPMB dapat diakses secara mudah, terbuka, dan merata oleh masyarakat, khususnya orang tua calon peserta didik yang akan mengikuti proses penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Pekalongan berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi dan mekanisme SPMB, sehingga proses penerimaan murid baru dapat berlangsung secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
PRINT +
DOWNLOAD PDF