Lestarikan Bahasa Daerah, Ratusan Murid Antusias Ikuti Lomba FTBI 2026

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang SD Tingkat Kota Pekalongan Tahun 2026 berlangsung meriah pada Rabu, 9 September 2026 dengan mengusung tema “Melestarikan Bahasa Daerah”. Festival ini menjadi ajang pengembangan dan melestarikan bahasa daerah, bakat, kreativitas, sekaligus pembentukan karakter murid melalui seni dan sastra yang diikuti oleh ratusan murid Sekolah Dasar (SD) di Kota Pekalongan
Penyelenggaraan FTBI dipusatkan di SD Negeri Tirto 03 dengan cabang lomba Nembang macapat, Nulis lan maca aksara Jawa, Mendongeng (ndongeng), Berpidato (sesorah), Menulis cerkak (nulis cerkak), Membaca geguritan (maca geguritan), Komedi tunggal (ndhagel ijen)
.
Kepala Bidang SD sekaligus Ketua Pelaksana FTBI, Karyono, M.Pd., melaporkan bahwa festival tahun ini diikuti oleh 392 peserta yang berasal dari 101 SD di Kota Pekalongan. “FTBI menjadi wadah bagi murid untuk menyalurkan bakat dan kreativitas penggunaan Bahasa Daerah baik di bidang seni dan sastra sekaligus membangun karakter, sportivitas serta rasa percaya diri siswa,” ujarnya.


Mabruri, S.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid yang telah mengikuti FTBI tahun ini. Menurutnya, keberanian siswa untuk tampil dan berkompetisi merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi diri.
Ia menegaskan bahwa mengikuti lomba bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, melainkan juga menjadi sarana melatih mental, meningkatkan rasa percaya diri serta menggali bakat dan potensi yang dimiliki murid sejak dini.  “Anak-anak hebat bukan hanya yang menjadi juara, tetapi juga mereka yang berani tampil, berproses, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” pungkasnya.


Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, para peserta terbaik berhasil meraih juara pada masing-masing cabang lomba yaitu:
Cabang Nembang macapat
Juara 1: Mikayla Dinda Kirana A (SDN Medno 07)
Juara 2: Aisyah Dzakira Aftani (SD Muhammadyah 02 Bendan)
Juara 3: M. Saaqibul Fikri (SDN Panjang Wetan 04)


Cabang Nulis lan maca aksara Jawa
Juara 1: Mubarizi Alhaqi (SDN Poncol 01)
Juara 2: Fidelnoe Azel Manaf (SDI 05)
Juara 3: Mutiara Bilgis Azizah (SDN Tirto 01)


Cabang Mendongeng (ndongeng)
Juara 1: Lidya Sari (SDN Tirto 03)
Juara 2: Naqiya Aqila Ibtisam (SDN Keputran 06)
Juara 3: Indana Zulfa (SDN Panjang Wetan 04)


Cabang Berpidato (sesorah)
Juara 1: Lanindya Deindra (SDN Medno 07)
Juara 2: Immada Husna (SDN Bendan 01)
Juara 3: Nico Sanjaya (SDN Kuripan Kidul 02)
Cabang Menulis cerkak (nulis cerkak)
Juara 1: Aulia Izzatunnisa (SDN Kraton)
Juara 2: Khansa Naila (SDN Medono 07)
Juara 3: Naira Putri Y. (SDN Bendan 01)


Cabang Membaca geguritan (maca geguritan)
Juara 1: Trisha Adeeva Ardhanareswari (SDN Klego 01)
Juara 2: Nadhifatul Salsa (SDN Pasirsari 02)
Juara 3: Khanza Aprilia Azzahra (SDI Al Azhar 60)


Cabang Komedi tunggal (ndhagel ijen)
Juara 1: M. Alvredo Alamgir (SDN Medono 07)
Juara 2: Naero Assyakir (SDN Panjang Wetan 01)
Juara 3: Bima Anugrah (SDN Landungsari 01).


Diharapkan dengan adanya FTBI jenjang SD, kegiatan ini dapat terus menjadi ruang positif bagi murid untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta karakter melalui seni dan sastra. Melalui ajang ini, murid diharapkan terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan mengukir prestasi sehingga mampu membawa nama baik Kota Pekalongan pada FTBI di tingkat yang lebih tinggi.